A Day in The Life of Digital Ads Specialist

Keseharian digital ads specialist?

Kalau teman-teman sedang mempertimbangkan career switch ke digital marketing, mungkin teman-teman akan bertanya-tanya bagaimana keseharian digital marketer? apa saja yang dilakukan sehari-hari?

Oiya saya sebelumnya pernah membahas tentang bagaimana pekerjaan digital marketer.

Di artikel tersebut saya juga sempat singgung berbagai macam role pekerjaan di digital marketing.

Kali ini saya akan share bagaimana keseharian digital marketer khususnya digital ads specialist berdasarkan pengalaman pribadi.

Semoga memberikan gambaran bagi teman-teman yang berniat terjun ke digital marketing terutama ads specialist.

A Day in The Life of Digital Ads Specialist

09.00 – Mengawali Hari

Untuk pemanasan biasanya saya cek Telegram, Email (dan Click Up jika di email ada pemberitahuan dari Click Up).

Penting bagi kami untuk cek 3 platform tersebut karena biasanya di sana ada task dan informasi penting.

Meskipun notifikasi Telegram dan Email selalu aktif, tetapi terkadang rasanya takut ada yang terlewat, maka dari itu pasti setiap pagi akan selalu saya cek.

Jika ada task sebisa mungkin segera saya selesaikan. Bukan rajin melainkan agar segera bisa rebahan lagi (wow).

10.00 – Cek Dashboard, Analisa Campaign dan Optimasi

Sebenarnya setiap laptop nyala maka otomatis semua tab Telegram, Email, Click Up, Dashboard dll terbuka.

Tapi biasanya saya baru bisa mulai fokus cek dashboard, analisa campaign dan optimasi setelah jam 10 atau setelah semua task yang ada di notif selesai.

Biasanya saya akan cocokkan dengan KPI, saya pastikan iklan berjalan sesuai dengan plan, jika ada issue biasanya sampai siang saya akan fokus di situ.

Pada waktu ini saya juga akan cek ads plan apakah ada iklan yang harus naik di hari itu atau tidak. Jika ada maka saya juga akan setting iklan pada waktu ini.

Jika semua sudah clear biasanya saya akan prepare makan siang.

12.00 – Ishoma

Karena saya full WFH jadi setiap siang saya sempatkan untuk tidur siang sekitar 15 menit. Hal ini sangat membantu untuk membuat badan lebih fresh dan lebih semangat untuk melanjutkan pekerjaan.

Sholat diupayakan segera setelah adzan.

Kalau makan biasanya bisa kapan saja, karena saya gampang laper orangnya 🙂

Oiya di waktu ini saya juga biasanya bergerilya di sosmed, dari Instagram, Facebook, LinkedIn, Twitter dan TikTok.

13.00 – Belajar

Jika semua berjalan lancar dan semua task di pagi hari sudah beres maka biasanya di waktu ini saya buka Skillshop dan Youtube untuk belajar dan update ilmu seputar digital marketing. Karena ada saja yang saya tidak dan belum tau :’)

Jika sore ada meeting dengan klien biasanya saya akan melakukan persiapan meeting pada waktu ini. Mulai dari baca deck, mencatat apa saja yang perlu dihighlight sampai cara untuk ngeles *eh canda.

14.00 – Tarik Data

Kebetulan setiap sore hari saya harus melaporkan data ke salah satu klien, jadi di waktu ini saya akan tarik data dari dashboard.

Biasanya meeting dengan klien juga dilakukan pada jam ini.

Jika tarik data sudah beres dan tidak ada jadwal meeting dengan klien maka biasanya saya akan kembali cek dashboard lagi atau lanjut belajar.

15.00 – Break Sholat Ashar

Pada waktu ini saya biasanya juga scrolling sosial media lagi. Biar tetap melek ygy karena di jam ini rawan ngantuk.

15.30 – Checking

Biasanya setelah sholat ashar akan checking lagi apakah ada task yang belum selesai, saya juga akan cek dashboard ads lagi.

Jika semuanya sudah aman biasanya saya lanjut belajar lagi.

17.00 – Jam Operasional Kantor Selesai

Yeay! Tapi walaupun demikian terkadang ada task yang datang di luar jam kerja.

Biar tidur tenang maka sebisa mungkin langsung kerjakan.

Keseharian Digital Ads Specialist Lainnya

Bisa saya katakan kalau digital ads specialist cukup dinamis, jadwal di atas juga bisa bergeser.

Kadang dalam sehari bisa sangat hectic, kadang bisa sangat longgar sampai bisa ngaji 2 juz.

Karena pekerjaan ini akan banyak berhubungan dengan divisi lain maka biasanya juga akan ada koordinasi dengan tim-tim terkait seperti content writer dan designer.

Kebetulan saya bekerja di sebuah digital marketing agency jadi saya sendiri juga cukup sering melakukan koordinasi dan brainstorming dengan account executive, project leader dan tentunya rekan sedivisi saya untuk membahas strategi.

Meeting dengan klien biasanya juga tergantung klien, kadang ada klien yang minta pagi, kadang juga ada yang minta siang.

Maka di sini penting untuk bisa mengatur waktu dan prioritas.

Bagaimana Agar Tidak Burnout?

Keseharian digital ads specialist meskipun tampak banyak waktu luangnya ternyata bisa bikin burnout juga lho.

Tapi pekerjaan manapun saya rasa akan ada gak enaknya, akan ada bosennya, akan ada pressurenya.

Jadi PR-nya adalah bagaimana mengaturnya agar kita bisa tetap produktif dan semangat.

Mengatur Skala Prioritas

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, bisa jadi kita akan dihantam banyak task dalam satu waktu, bisa jadi ada request meeting dll. Jadi penting bagi kita untuk bisa mengatur prioritas pekerjaan.

Selesaikan Pekerjaan ASAP

Jujur kalau saya suka kepikiran kalau masih punya tanggungan pekerjaan, jadi sebisa mungkin saya akan selesaikan sesegera mungkin.

Saya juga biasanya menyelesaikan pekerjaan berat di pagi hari, karena biasanya sore sudah mulai tidak fokus.

Rehat Sejenak

Ibarat mesin jangan sampai terlalu panas nanti cepat rusak.

Pun demikian dengan kita.

Jika sudah mulai lelah boleh lah rebahan sebentar, scrolling sosmed, nyanyi-nyanyi.

Terserah, pokoknya jangan sampai panas.

 

 

3 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *