Artikel ini pertama kali saya tulis pada 2023 berdasarkan pengalaman saya bekerja di digital marketing agency. Saya memperbarui beberapa bagian untuk menambahkan konteks yang relevan berdasarkan pengalaman kerja dan perkembangan karier saya setelahnya.
Seperti apa rasanya bekerja di digital marketing agency?
Sebelum masuk ke dunia digital marketing, saya lebih dulu punya pengalaman sekitar 4 tahun di sales. Ketika akhirnya mendapat kesempatan bekerja di digital marketing agency, saya pikir ini akan menjadi tempat yang tepat untuk mempercepat proses belajar saya.
Ternyata benar, tetapi tidak persis seperti yang saya bayangkan.
Dalam sekitar 10 bulan bekerja di agency, saya belajar menangani beberapa brand sekaligus, berhadapan dengan client, bekerja berdasarkan KPI, mengikuti perkembangan tren digital marketing, sampai memahami bahwa bekerja di agency tidak selalu sama dengan yang terlihat dari luar.
Jadi, kalau kamu sedang mempertimbangkan untuk bekerja di digital marketing agency, berikut pengalaman saya.
Apa Itu Digital Marketing Agency?
Digital marketing agency adalah sebuah perusahaan yang menyediakan jasa pemasaran digital untuk klien.
Jasa yang ditawarkan biasanya beragam dari pengelolaan media sosial, digital ads, SEO, SEM, analisis dan pembuatan konten yang terdiri dari desain dan writing.
Agency bertugas untuk membantu klien mencapai goalsnya seperti meningkatkan visibilitas brand, traffic website, lead generation sampai ke conversion atau sales.
Kenapa Saya Memilih Bekerja di Digital Marketing Agency?
Saya pernah cerita kalau saya mendapat kerja sebelum saya lulus faculty di RevoU.
Saya memang menargetkan untuk bisa dapat kerja sebelum lulus, tujuannya saat itu fokus membangun portfolio jadi saya lebih banyak mencari lowongan untuk magang.
Singkat cerita saya sebar banyak lamaran, beberapa kali dapat panggilan tapi yang paling sat set cuma satu.
Ya sudah lainnya tidak saya lanjut.
Karena saya prinsipnya kalau sudah diterima kerja ya sudah tidak toleh kanan-kiri lagi, makanya saya bisa sampai 4 tahun di CoverSuper.
Dan juga, perusahaan yang menerima saya adalah Digital Marketing Agency. Saya rasa bekerja di Agency bisa mengakselerasi proses belajar saya di Digital Marketing.
Apa Saja yang Dikerjakan di Digital Marketing Agency?
Ketika bekerja di sebuah digital marketing agency tentunya kita akan menghandle brand milik klien.
Untuk roles tergantung posisi kita sebagai apa. Biasanya di digital marketing agency ada project manager, account executive, performance marketing specialist, social media, SEO specialist, designer, dan videographer.
Kebetulan saya sebagai digital ads specialist a.k.a performance marketing specialist, dimana tugas utamanya adalah mengelola digital ads klien.
Scope pekerjaan saya sebagai digital ads specialist antara lain menyusun strategi paid ads, reserach, ads setting, monitoring, optimasi, dan reporting. Di agency besar biasanya pekerjaan-pekerjaan ini bisa dikerjakan oleh 4 orang. Saya bersyukur diberi kesempatan untuk handle semuanya end to end, jadi saya bisa belajar banyak.
Oiya setiap dua pekan atau sebulan sekali saya juga present report ke klien dan mendiskusikan action plan ke depannya.
Dan biasanya ketika bekerja di agency kita akan berhadapan dengan multiple project. Jadi untuk membangun portfolio, bekerja di agency bisa jadi pilihan yang oke.
Kerja di Agency Tetap Harus Berhadapan dengan Client
Jujur saya meninggalkan dunia sales karena sudah lelah berhadapan dengan klien.
Tapi ternyata ketika bekerja di Agency juga harus berurusan lagi dengan klien.
Bedanya kalau di Agency kita dibantu Account Executive, jadi biasanya kita tidak berhadapan langsung dengan klien kecuali ketika present report.
Kalau dipikir-pikir kerja dimanapun pasti akan berurusan dengan orang, jadi mari kita hadapi semua ini.
Pengalaman Sales Ternyata Berguna di Agency
Saya merasakan manfaat ilmu sales ini ketika present report.
Bagaimana kita berempati dengan klien, bagaimana kita bisa memegang kendali atas klien, bagaimana kita bisa mengambil hati klien, bagaimana biar bisa win-win sama klien. etc.
Alhamdulillah 4 tahun saya sebagai sales tidak sia-sia. Saya rasa ‘ilmu jualan’ akan berguna di mana saja.
Dan pada dasarnya semua profesi adalah sales. Buktinya sampai saat ini saya masih jualan, bedanya saya menjual jasa (mantap).
Menangani 6 Brand Sekaligus: Seperti Apa Kerja di Agency?

Di awal tadi saya sempat bilang kalau di Agency bisa mengakselerasi proses belajar.
Ini dia alasannya. Di Agency pasti kita akan handle banyak project.
Saya sendiri di awal join pegang 6 brand sekaligus dan masing-masing goalsnya beda, industrinya juga beda-beda.
Jadi even saya baru 4 bulan pun portfolio saya sudah nambah banyak dibandingkan sebelum join Agency.
Walau pusing tapi alhamdulillah, senang sekali bisa belajar dari berbagai macam industri.
Bagaimana Sistem Penilaian Kerja di Agency?
Saya diperbolehkan WFA, kebetulan kantor saya berada di Jakarta sementara saya berdomisili di Jogja.
Awalnya saya agak heran, gimana ini cara mantau kerjaannya, sementara di grup pun juga gak rame.
Oiya ternyata ada yang namanya KPI. Ex atasan saya pun juga bilang gapapa mau kerja kapan aja yang penting semua KPI achieve.
Tapi tetap saja rasanya kalau gak standby di meja seperti berdosa, even cuma refresh-refresh dashboard aja.
Alhamdulillahnya semua KPI achieveable dan semua saling support jadi sangat enjoy kerjanya even kadang ada pressure dari klien.
Kenapa Kerja di Digital Marketing Harus Selalu Update Tren?
Yang namanya kerja di Agency apalagi yang bau-bau digital, sudah pasti harus jadi yang paling update duluan.
Terlebih perkembangan dunia digital sangat cepat.
Social media trends, algoritma, consumer behavior semuanya sangat cepat berubah. Termasuk juga Google Ads dan Meta Ads, karena 2 platform ini juga menyesuaikan consumer behavior.
Kita harus lebih tau banyak dari klien biar klien betah pakai jasa kita.
Jadi harus belajar terus biar tetap relevan dengan perkembangan jaman.
Setiap ada waktu luang pastilah kalau gak nonton Youtube (tentu saja soal Digital Marketing) ya update di Skillshop, kalau gak ya buka semua sosmed, tapi bukan ngepoin orang melainkan mencari tau yang lagi hype apa sih.
Kalau teman-teman melihat sosmed saya tiba-tiba open gembok dan update-update hal random terus terang itu karena saya memang perlu mengulik-ngulik di situ.
Kadang kalau ada yang bilang “Performance Marketing mah enak kerjanya pasang iklan doang habis itu nunggu akhir bulan doang”, beuh rasanya pengen saya jitak.
Apakah Semua Digital Marketing Agency Punya Sistem Kerja yang Sama?
Beda perusahaan, beda skalanya, beda ownernya maka beda juga lingkungan kerjanya, work flownya, jobdesknya dan sebagainya.
Kalau tadi saya bilang bisa WFA, belum tentu di Agency lain juga bisa WFA. Pun terkait sistem kerja.
Kebetulan Agency di tempat saya bekerja bukanlah Agency yang besar, i mean kalau dibandingkan dengan Agency lain banyak yang lebih besar.
Nah kalau di Agency besar biasanya jobdesk saya bisa dikerjakan 3 orang, kalau di tempat saya bekerja ya saya kerjakan semua seperti yang saya ceritakan di atas sebelumnya.
Misalnya lagi untuk present report ke klien, di Agency lain mostly itu adalah tanggung jawab Account Executive, tapi di sini saya juga masih sering ikut present.
Tapi ini yang membuat saya bersyukur, saya jadi bisa belajar banyak hal.
Kontrak Saya Diperpanjang: Apa yang Terjadi Setelah Internship?
Saya awalnya kontrak 3 bulan sebagai intern, sedih cuma 3 bulan hehe.
Jadi mau tidak mau H-1 bulan sebelum kontrak habis saya sudah mulai sebar lamaran lagi.
Kebetulan sekali perusahaan yang pernah manggil saya dulu manggil saya lagi, maka kali ini saya coba ikuti prosesnya tapi saya selalu nego minta interview di hari Sabtu karena Senin-Jumat saya kerja. Walaupun WFA rasanya tidak elok kalau harus meninggalkan meja kerja.
Singkat cerita tanggal 14 Januari 2023 saya interview user dan diterima, saya diperbolehkan untuk tetap menyelesaikan kontrak magang saya di sini, jadi intinya kalau di sini memperbolehkan untuk double job (sementara sampai kontrak habis) maka saya bisa langsung join minggu depan tidak perlu menunggu kontrak saya selesai di sini.
Setelah menimbang-nimbang akhirnya tanggal 21 Januari 2023 saya memutuskan untuk tidak mengambil kesempatan itu, karena saya maunya Agency lagi kalau harus keluar dari sini.
Alhamdulillah 2 hari sebelum kontrak di sini berakhir saya mendapatkan offering untuk perpanjang kontrak dan bukan sebagai intern lagi :’)
Kelebihan dan Kekurangan Bekerja di Digital Marketing Agency
Berdasarkan pengalaman saya bekerja di digital marketing agency punya kelebihan tersendiri, di antaranya kita jadi cepat belajar karena handleย banyak industri, portfolio cepat bertambah, bisa belajar client management, exposure terhadap berbagai channel, dan networking luas karena kita berhadapan dengan banyak klien dan tim.
Tapi di satu sisi juga ada kelemahannya, antara lain multiple project,ย pressure dari client, workload bisa tinggi, harus adaptif, dan jobdesk bisa sangat luas di agency kecil.
Apakah Bekerja di Digital Marketing Agency Cocok untuk Kamu?
Menurut pengalaman saya, kerja di agency cocok kalau kamu:
- suka belajar hal baru
- tidak masalah menangani beberapa project
- senang dengan pekerjaan yang dinamis
- nyaman bekerja berdasarkan KPI
- tertarik dengan berbagai industri
Sebaliknya, mungkin akan terasa melelahkan kalau kamu:
- lebih suka pekerjaan yang sangat rutin
- tidak nyaman dengan perubahan cepat
- tidak suka deadline client
- tidak tertarik mengikuti tren digital
Apa yang Saya Pelajari dari Bekerja di Agency?
- Agency mempercepat learning curve.
- Handling multiple brands membuat portfolio berkembang cepat.
- Kemampuan komunikasi sama pentingnya dengan technical skill.
- Performance marketing bukan hanya soal menjalankan ads.
- Pengalaman sales ternyata sangat berguna di digital marketing.
Kalau saya harus menyimpulkan pengalaman bekerja di agency dalam satu kalimat: capek, iya. Tapi learning curve-nya juga luar biasa cepat.
Dan mungkin itu alasan kenapa saya cukup bersyukur pernah mendapatkan kesempatan tersebut.
Terima kasih sudah mampir ^^
2 thoughts on “Pengalaman Kerja di Digital Marketing Agency: Ternyata Tidak Cuma Pasang Iklan [Update 2026]”
Comments are closed.