Apakah blog baru bisa diterima Google AdSense hanya dengan 4 artikel?
Bisa.ย Setidaknya berdasarkan pengalaman saya.
Saat pertama kali membuat blog pribadi, saya justru menargetkan memiliki 10 artikel dengan panjang minimal 1.000 kata sebelum mendaftar Google AdSense. Namun, ketika website saya baru memiliki 4 artikel, saya memberanikan diri mengajukan pendaftaran.
Hasilnya? Blog saya diterima Google AdSense.
Di artikel ini saya akan membagikan apa yang saya lakukan sebelum mengajukan AdSense, kondisi website saat itu, dan beberapa hal yang ternyata berpengaruh terhadap perkembangan website saya setelah diterima.
Sebelumnya saya pernah cerita tentang pengalaman membangun website pribadi.
Blog Diterima Google AdSense dalam Kurang dari 2 Bulan
Karena goals saya saat itu adalah bisa memonetisasi website, salah satu target jangka pendek saya adalah bisa mengaktifkan Google AdSense.
Bagaimana caranya?
Saat itu saya mendapatkan informasi bahwa sebaiknya memiliki minimal 10 artikel dengan panjang sekitar 1.000 kata sebelum mendaftar AdSense. Informasi tersebut kemudian saya jadikan target pribadi, bukan persyaratan resmi dari Google.
Jadi, target saya saat itu adalah menulis 10 artikel dengan panjang minimal 1.000 kata.
Jujur, karena sebelumnya tidak pernah serius menulis, ternyata membuat artikel secara rutin cukup susah juga.
Akhirnya di bulan pertama saya mulai bercerita tentang pengalaman saya di CoverSuper sampai saya resign dari CoverSuper.
Menulis berdasarkan pengalaman sendiri ternyata membuat prosesnya jauh lebih mudah.
Kemudian artikel ketiga saya share tentang hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk resign. Saya menuliskan topik ini karena masih berkaitan dengan artikel sebelumnya, sehingga saya juga bisa memasukkan internal link di dalamnya.
Kemudian, pada week SEO RevoU, kami mendapatkan challenge untuk menulis artikel di blog pribadi. Akhirnya saya manfaatkan kesempatan tersebut untuk menulis artikel keempat tentang career switch.
See, dari artikel 1-4 semuanya saling berkaitan dan semuanya berdasarkan pengalaman saya sendiri.
Apakah 4 Artikel Cukup untuk Diterima Google AdSense?
Dari pengalaman saya, 4 artikel ternyata cukup untuk membuat website saya diterima AdSense. Namun, saya tidak menganggap 4 artikel sebagai angka minimal untuk semua website.
Google tidak menyebutkan bahwa publisher harus memiliki jumlah artikel tertentu sebelum mendaftar. Yang lebih penting adalah konten yang original dan berkualitas, kepatuhan terhadap kebijakan, serta pengalaman pengguna dan navigasi website.
Jadi, pengalaman saya lebih tepat dipahami sebagai contoh bahwa jumlah artikel bukan satu-satunya faktor yang menentukan approval AdSense.
Dengan kata lain, saya tidak menyarankan untuk berpikir bahwa “asal punya 4 artikel pasti diterima AdSense”. Pengalaman setiap website tentu bisa berbeda.
Blog Saya Diterima Google AdSense dengan 4 Artikel
Setelah beberapa bulan menulis, saya justru sering buntu ingin menuliskan apa. Akhirnya saya biasanya hanya menulis seminggu sekali, bahkan bisa lebih lama.
Kebetulan saat itu saya juga sudah mulai intern di sebuah agency, jadi sampai Desember saya belum menambah artikel lagi.
Suatu hari saya berdiskusi dengan seorang teman dan meminta pendapatnya tentang website saya.
Saat itu dia bilang,
“Wah bagus ini, pasang AdSense aja.”
Saya jawab,
“Belum bisa, Mbak. Soalnya artikelnya masih sedikit.”
Memang artikelnya masih sedikit dan beberapa artikel pun panjangnya kurang dari 1.000 kata.
Kemudian teman saya menyarankan untuk mencoba mendaftar saja. Katanya, dia dulu juga pernah diterima dengan jumlah artikel yang sedikit.
Akhirnya saya coba mengajukan Google AdSense.
Dan benar saja, blog saya langsung diapproved.
Teman saya yang lain bahkan tidak percaya ketika saya cerita bahwa blog saya diterima Google AdSense hanya dengan 4 artikel.
Kondisi Blog Saat Diterima AdSense
Jumlah artikel: 4 artikel
Domain: .com
Platform: WordPress
Usia Blog: 2 bulan
Internal link: ada
Google Search Console: sudah digunakan
Topik: career dan digital marketing
Konten: berdasarkan pengalaman pribadi
Apa yang Saya Lakukan Setelah Blog Diterima AdSense?
Setelah diterima, saya tentu senang.
Tapi ternyata mendapatkan approval bukan berarti pekerjaan selesai.
Justru setelah itu saya mulai belajar bagaimana caranya membuat website ini berkembang dan mendapatkan traffic.
Mulai Rutin Menulis Setelah Bergabung dengan Komunitas Blogger
Sampai berbulan-bulan lamanya website saya tidak banyak mengalami progres.
Kalau saya cek Google Search Console, grafiknya masih cenderung stabil di bawah.
Pendapatan AdSense juga hanya naik sedikit demi sedikit, salah satunya terbantu oleh artikel saya yang direpost oleh RevoU.
Kemudian saya tidak sengaja menemukan komunitas blogger.
Saya lihat komunitasnya seru, akhirnya saya coba join.
Dari situ saya mulai lebih rutin menulis, kurang lebih seminggu sekali.
Ternyata punya komunitas dan deadline membuat saya lebih terdorong untuk konsisten.
Mendapatkan Backlink Pertama dari Komunitas Blogger
Sederhananya, backlink adalah link dari website lain yang mengarah ke website kita.
Backlink yang relevan dan berkualitas dapat membantu mesin pencari memahami hubungan dan reputasi sebuah website. Namun, mendapatkan backlink bukan berarti otomatis membuat sebuah artikel masuk halaman pertama Google.
Saat ini saya justru melihat SEO sebagai sesuatu yang lebih kompleks daripada sekadar mengejar jumlah backlink.
Website baru yang belum memiliki banyak backlink tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan traffic dari Google, terutama jika memiliki konten yang relevan dan bermanfaat.
Nah, setelah bergabung dengan komunitas blogger, saya mendapatkan kesempatan untuk menulis di website komunitas tersebut.
Istilahnya kurang lebih seperti guest post.
Tentu saja saya manfaatkan kesempatan ini untuk mulai melakukan link building.
Happy sekali!
Ikut Challenge 1 Hari 1 Artikel
Saya seperti cowok, suka tantangan. 😆
Jadi ketika ada challenge 1 hari 1 artikel, saya semangat sekali.
Akhirnya saya ikut challenge tersebut.
Saya mulai dari menentukan topic cluster, melakukan keyword research, sampai akhirnya memiliki content plan untuk satu bulan ke depan.
Alhamdulillah, di minggu pertama saya bisa konsisten menulis setiap hari.
Untuk ketentuan challengenya, kami diharuskan menulis artikel dengan satu tema, kemudian submit ke website komunitas dan mempublikasikannya di Instagram.
Buat saya, challenge ini cukup membantu karena akhirnya saya tidak lagi menulis secara random.
Saya mulai memikirkan:
“Kalau artikel ini dibuat, artikel berikutnya sebaiknya membahas apa?”
Dari sini saya mulai memahami pentingnya content planning.
Performa Website Meningkat Setelah Konsisten Menulis
Saya memulai challenge pada 23 Maret 2023.
Setelah mengikuti challenge, saya kembali mengecek performa website melalui Google Search Console.
Hasilnya cukup membuat saya senang karena terlihat adanya peningkatan pada clicks, impressions, dan posisi artikel di Google.
Happy!
Saya jadi semakin semangat untuk menulis karena ternyata aktivitas yang saya lakukan mulai terlihat hasilnya di grafik.
Buat saya, ini menjadi salah satu momen yang membuat proses blogging terasa lebih menyenangkan.
Audit Backlink: Ketika Saya Menemukan PBN
Selain melihat performa website, saya juga mulai melakukan audit SEO.
Saat itu saya biasa menggunakan Screaming Frog dan Semrush.
Dari salah satu pengecekan, saya melihat website saya memiliki sekitar 16 backlink dari 3 referring domain.
Yang kemudian saya pelajari adalah bahwa kualitas dan relevansi backlink lebih penting daripada sekadar mengejar jumlah backlink.
Namun, ketika saya mengecek menggunakan Ahrefs, ternyata jumlah backlink yang terdeteksi jauh lebih banyak.
Ada sekitar 65 backlink dari 3 referring domain.
It’s bad.
Kabar buruknya lagi, setelah saya telusuri, beberapa backlink tersebut ternyata mengarah ke PBN atau Private Blog Network.
PBN sering digunakan sebagai bagian dari strategi link building yang manipulatif dan berisiko melanggar pedoman mesin pencari. Ini tentu bukan strategi yang ingin saya gunakan.
Jujur, saya auto galau.
Saya jadi bertanya-tanya, apakah saya harus melanjutkan challenge atau tidak?
Akhirnya saya tetap menulis setiap hari, tetapi tidak sesemangat sebelumnya. Banyak artikel yang bahkan belum saya submit ke website komunitas.
Saya sempat mempertimbangkan untuk melakukan disavow terhadap backlink-backlink tersebut, tetapi saat itu saya masih ingin mempelajari lebih lanjut apa yang sebaiknya dilakukan.
Jadi untuk sementara, saya tetap menulis sambil mencari tahu how to deal with this.
Apa yang Saya Pelajari dari Membangun Blog Ini?
Kalau dipikir-pikir, pengalaman membangun blog ini ternyata bukan hanya tentang bagaimana mendapatkan Google AdSense.
Ada beberapa hal yang saya pelajari:
Pertama, jumlah artikel bukan satu-satunya hal yang menentukan apakah sebuah website bisa berkembang.
Saya pernah berpikir bahwa saya harus memiliki 10 artikel dengan panjang minimal 1.000 kata sebelum bisa mendaftar AdSense. Ternyata pengalaman saya menunjukkan bahwa prosesnya tidak sesederhana itu.
Kedua, menulis berdasarkan pengalaman sendiri jauh lebih mudah.
Ketika saya menulis tentang pengalaman yang benar-benar saya alami, saya tidak terlalu kesulitan mencari bahan. Bahkan dari satu pengalaman, saya bisa mengembangkan beberapa topik yang saling berkaitan.
Ketiga, konsistensi lebih mudah dibangun ketika punya sistem.
Challenge 1 hari 1 artikel membuat saya belajar bahwa content plan dan topic cluster bisa membantu saya menentukan apa yang harus ditulis berikutnya.
Keempat, jangan hanya mengejar angka.
Baik itu jumlah artikel, backlink, maupun traffic, angka memang penting untuk dilihat. Tapi saya belajar bahwa kualitas dan konteks di balik angka tersebut jauh lebih penting.
Dan mungkin ini yang paling penting:
Blogging ternyata adalah eksperimen kecil yang menyenangkan.
Saya mencoba sesuatu, melihat hasilnya, menemukan masalah, lalu belajar memperbaikinya.
Sampai sekarang pun saya masih belajar.
Jadi, kalau kamu sedang membangun blog baru dan merasa website-mu masih kecil, mungkin pengalaman saya ini bisa menjadi pengingat bahwa kamu tidak harus menunggu semuanya sempurna untuk mulai mencoba.
Yang penting, mulai dulu. Lihat datanya. Kemudian evaluasi.
See you on the next experiment!
Hebat mba,, cuma sedikit artikel bisa dapat akun adsense,, berarti mantap nih riset keywordnya
Wah aku jadi inget zaman masang adsense, bingung sendiri, ini udah bener apa belom. Tiba tiba aja dapet surat cinta dari gugel, eh ternyata udah bener wkwkwk
Alhamdulillah ya mba, saya juga awalnya bingung, udah ada notif tapi masih ga percaya, ga nyangka aja langsung approve wkwkwk
Wah, bisa yaa ternyata 4 artikel aja nembus adsense. Tapi aku pribadi belum daftar adsense karena suka terganggu juga sama iklan iklan yang muncul di blog kalau lagi BW, makanya gak mau nongolin iklan di blog sendiri, hehehe.
Iyaa setuju mba banyak yang gak suka iklan makanya kita harus atur placementnya supaya tidak mengganggu pembaca. Terima kasih sudah mampir mbaaa!
keren Mbak, awal yang bagus dong ya ini.
semangat biar tembus gajian Adsensenya tiap bulan Mbak ๐
saya ada 1 blog yang nganggur nih, pengennya sih daftar ads juga tapi blognya masih terbengkalai, artikel juga belum ada huhuh
Bismillah biar bisa gajian tiap bulan hehe. Semangat juga mbaaa!
Keren banget sih.. cuma modal 4 artikel bisa tembus Adsense. Hehe. Aku duluuu banget pas blog masih gratisan pernah coba daftar Adsense dan gak diterima. Habis itu gak minat daftar lagi meskipun udah TLD .com hehehe.
Pokoknya terus semangat menulis ya, Mbakk.. jangan kayak aku yang moodian, hahaha..
Hahahaha gapapa mba manusiawi. Semangat buat kita semua mba!
Itu berarti artikelnya berkualitas yah, Kak. Semoga dengan adanya Adsense ini nulisnya makin rajin, makin konsisten, makin meningkat juga trafiknya. Semangat!
Aamiinn aamiinn, semangat buat kita semuaaa!
Wah, keren ya hanya bermoda 4 artikel bisa tembus adsense. Saya sendiri belum tahu cara ajuin adsense padahal sudah tiga tahun ngeblog.
Alhamdulillah lagi hoki kak hehe
Sangat menikmati membaca konten ini meskipun belum paham2 kali ttg adsense dan monetize dari adsense.
Saya pribadi ngeblog niat monetizenya dari afiliasi produk2 digital aja.
Btw, makasih banyak sharingnya mba
Alhamdulillah semoga bermanfaat pak. Terima kasih sudah mampir ๐
baru pas percobaan keempat kali, baru bisa dapetin persetujuan adsense.. tapi mungkin karena ada beberapa hal yang saya langgar, jadinya cuan di adsense tidak segurih orang2 yang manut aja..hehe.. misalnya, saya ngga pake bahasa inggris, ngga satu niche, dan ngga terlalu mentingin kaidah penulisan SEO banget karena ngerasa kok jadi kaku gitu ya :p
tapi balik lagi, memang setiap orang bebas mau dibawa kemana arah website-nya..
nice post!
Setuju kak, website ini ibarat rumah kita, bebas mau dibawa kemana. Terima kasih sudah mampir kak!
Congraz kak…. aku juga punya pengalaman yang sama, mudah tembus Adsense tapi aku sampai sekarang masih pe-er banget untuk bisa gajian dari Adsense. Hiks…
Hahahaha sama persis kak, tembusnya gampang gajiannya syulit. Hiks
Terkadang kita bisa bergerak itu karena adanya tantangan. Kalau nggak ada ya jadi bingung mau nulis apa. Saya juga soalnya seperti itu. Untungnya saya masuk komunitas yang mengharuskan posting minimal empat artikel dalam satu bulan, jadi ya mau tidak mau syarat itu harus dipenuhi kalau tidak ingin di-kick dari grup.
Benar sekali kak
Keren banget kak, seru ya pengalamannya. Jadi termotivasi bacanya. Sukses terus ya Kak!
Alhamdulilah. Aamiin, terima kasih kak!
Wah mantap Kak modal 4 artikel bisa tembus adsense. Aku pakai blog kedua itu 10 artikel tembusnya, tapi blog pertama berapa kali gagal mulu. Kayaknya adsense itu kuncinya di blog pertama sih. Kalau blog pertama udah lolos adsense, blog berikutnya gampang. Begitu pengalaman aku. Btw, audit screaming frog pakai yang berbayar atau free kak?
Alhamdulillah bejo kak hehe. Saya pakai screaming frog yang gratisan kak
Pengalaman saya juga cepet untuk daftar adsense, tapi tantangan paling berat ya ngasilin cuan dari adsensenya. Banyak faktor biar bisa nyairin cuan dari adsense, kudu belajar hal teknis dan non teknis dari A – Z hehehe. Semangat Kak, semoga bisa secepatnya cair yah hehe.
Haha relate banget. Aamiinn, makasih kak!
Wah keren bgt cuma butuh 4 artikel !
Dulu saya 1 taunan ngeblog baru sadar kalau blog ternyata bisa di “adsense”-in. Akhirnya iseng daftar dan langsung approved, untungnya ga pakai drama” hehe.
Alhamdulillah kak Nat! hehe
Wah keren banget. Dulu blogku udah terdaftar adsense, lalu hiatus berbulan-bulan, udah hilang lagi. Inilagi proses pengajuan lagi. Mudah2an diacc.
Semangat mba Anisa, semoga cepat diacc juga ya mba!
MasyaAllah keren kali mba Tika ini.. technical knowledge digital marketinyanya juga mumpuni..
izin saran bikin kategori khusus tentang tulisan macam ini mba, biar kalau balik lagi mudah ketelusur.. hehe
semangat berkarya ya mba..
Wah terima kasih masukannya mba, segera saya eksekusi hehe
mungkin cerita kakak bisa jadi kan saya motivasi dalam menulis blog yang memang semakin hari semakin bosan update artikel tapi harus tetap menulis karena memang itu kewajiban seorang content writer di blog website. thanks kak
keren kak mungkin cerita kakak bisa jadi kan saya motivasi dalam menulis blog yang memang semakin hari semakin bosan update artikel tapi harus tetap menulis karena memang itu kewajiban seorang content writer di blog website. thanks kak
Semangat terus pokoknya!
Terimakasih atas ilmunya kak
Sama-sama semoga bermanfaat ๐
Whoa keren bgt mba dengan empat artikel bisa nembus adsense. Dlunya aku rajin ngeblog tanpa mengenal adsense, sayang memang dan baru2 ini blog lamaku baru dipasangkan. Berharap blog baru bisa nembus juga tapi baru ada tiga artikel, semangatt!!
Hehe thank you mba Mita, semangat buat kita ๐
Keren bgt kak, pengen juga beli domain tld saya. Baru mampu beli domain my id, tp Alhamdulillah udh acc adsense. Wkwk
Mantappp keren kak, tinggal kita rajin-rajin nulis aja ya kak wkwk
makasih sharingnya kak, disampaikan dengan runut dan sederhana, bisa jadi bahan pertimbangan juga buat saya mau ngeblog yg seperti apa hihi
Alhamdulillah kalau tulisan saya bermanfaat hehe. Semangat terus kitaaa ๐
Backlink yang natural adalah yang menjadi pilihan setiap penulis blog.
Benar sekali di mata Google juga bagus. Terima kasih sudah mampir ๐
Lah ini kebalikan dengan saya, saya pingin lah ya memonetize blog saya, tapi gapteknya susah dikikis, tetapi kabar baiknya, saya suka menulis. Kita saling melengkapi sebenarnya. Hahahah.
Semangat buat kita, sama-sama belajar bareng mba ๐
wowwwwwwww
sangat menarik boskuh artikelnya, 4 artikel dan kurang dari 2 bulam bisa tembus adsense.
itu semua tidak mungkin jika ente tidak serius mengerjakan. buktinya semua perencanaan terlihat matang dan DIKERJAKAN. ini super keren menurut saia.
Terimakish telah berbagi dan menjadi bagian dari inspirasi
salam kenal n salam BloggerHub Nusantara
wahono secret
Alhamdulillah hoki hehe. Terima kasih sudah mampir. Salam kenal ๐
Ini jadi penyemangat buat pengejar adsense untuk mendapatkan cuan nih, Biar semangat untuk membuat konten dan artikel yang bermanfaat dan dibutuhkan banyak orang sehingga banyak pengunjung ke situsnya
Aamiinn aamiinn semangat terus buat kita ๐
Keren si, punya keinginan dan ambisi dan dilakukan dengan fokus ke target dan goal, hebat. Salut.
Beda dg sy, target sy cuma ingin eksis di mesin pencari ketika nama sy diketik di sana langsung muncul tentang sy, setidaknya tulisan sy.
Setelah itu tercapai, target sy adalah menjadikan blog sebagai catatan sejarah, catatan hidup. Siapa lagi yang akan mencatat sejarahmu jika bukan dirimu sendiri, karena sadar sy ini bukan siapaยฒ, bukan pahlawan berparas tampan walah malah nyanyi …
Kerenยฒ pokoke, inspiratif
Duh saya belum sefokus itu hahaha. Tapi setuju, blog adalah wadah untuk menuliskan catatan perjalanan kita supaya suatu saat bisa kita kenang, kita juga jadi bisa lebih bersyukur sudah bisa melalui proses-proses panjang dalam hidup. Terima kasih sudah mampir ๐
Sekarang daftar adsense makin susah wkwk, semenjak blog saya di blokir adsense susah di daftarin lagi. Wkwk
Hoki-hokian kayaknya wkwk semangat ๐
Keren!!
Terima kasih kak ๐
keren mbak, hanya dengan 4 artikel. saya dulu dengan 18 artikel setelah ditolak berkali-kali
Wah keren banget mbak. Modal 4 artikel bisa tembus adsense. Blogku yang satunya enggak bisa masuk adsense, apa mungkin karena enggak ada backlinknya ya? Akhirnya menyerahlah untuk memasang adsense.
Terima kasih mbak Dinda, saya pas ngajuin adsense belum ada backlink sama sekali mbak masih baru banget. Mungkin lagi bejo aja hehe
keren banget Tika, bisa tembus adsense dengan 4 artikel… lanjutkan!
Maturnuwun mba Ita ๐